UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Malaysia Buang 30.000 Ton Lebih Banyak Makanan Saat Bulan Ramadan

Ditulis pada 16 Jul 2015
oleh :


Malaysia bergulat dengan isu pemborosan makanan selama bulan ​r​amadan. Ada ribuan ton makanan disebut-sebut telah terbuang sia-sia setiap harinya saat bulan suci berlangsung.

Pemborosan makanan selama Ramadan berjumlah sekitar 30.000 ton lebih banyak dibanding bulan biasa. Solid Waste and Public Cleansing Management Corporation memperkirakan sekitar 270.000 ton makanan terbuang selama puasa.

Ini mengejutkan pengamat yang menduga akan lebih sedikit makanan dipersiapkan karena mayoritas penduduk berpuasa. Beberapa orang menyalahkan tren berbuka puasa secara mewah yang dilakukan warga Malaysia. ​K​ebanyakan makanan seringkali tidak mampu dihabiskan.

“Yang sangat menyedihkan terkait keseluruhan hal ini adalah bahwa kita kehilangan seluruh intinya. Kita kehilangan tujuan Ramadan. Bagian paling penting adalah untuk mengajarkan diri disiplin dan itu hal yang kita sangat gagal,” ucap Nadzim Johan dari Asosiasi Konsumen Muslim Malaysia, seperti dilansir dari Channel News Asia (16/07).

Menurut Nadzim, hotel berperan besar terhadap pemborosan ini. Ratusan hotel menawarkan prasmanan Ramadan harian dengan puluhan hidangan lokal dan barat. Tentu saja tawaran tersebut menarik masyarakat.

Restoran juga ikut disalahkan. Beberapa restoran mempersiapkan makanan lebih banyak saat bisnis sedang menyurut di seluruh negeri.

Namun ada pula restoran yang merencanakan menu terlebih dahulu dan berhati-hati supaya tidak membuang makanan.Next

(odi/msa)

Artikel Lainnya