UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Pemerintah Belgia Siapkan Aturan Baru Mengenai Resep Mayonnaise

Ditulis pada 17 Jul 2015
oleh :


Pemerintah Belgia kini sedang menyusun aturan baru mengenai komposisi bahan pembuatan mayonnaise. Produsen mayonnaise lokal merasa aturan yang ada perlu diperbarui mengingat banyak jenis mayonnaise lebih kecil kadar lemaknya.

Seperti diberitakan Fox News (16/07/15), peraturan pemerintah Belgia mengenai komposisi bahan pembuatan mayonnaise sudah ada sejak tahun 1955. Aturan menyebutkan mayonnaise harus terdiri dari 80% lemak dan 7.7% kuning telur. Namun seiring perkembangan zaman, banyak warga Belgia memilih mayonnaise dengan komposisi lebih ringan untuk pilihan lebih sehat.

Keadaan tersebut tentu mengganggu produsen mayonnaise lokal Belgia. “Situasi ini tidak lagi dapat dipertahankan. Produsen lokal mengalami persaingan tidak sehat karena produsen luar negeri tidak harus mengikuti peraturan ini. Mereka dapat memproduksi mayonnaise dengan komposisi lebih ringan seiring banyaknya permintaan mayonnaise rendah kalori,” ujar Nicholas Courant, juru bicara federasi Belgia yang mewakili industri makanan Fevia.

Toko-toko di Belgia kini menjual mayonnaise buatan Spanyol dan Belanda dengan komposisi lemak 65%.

“Jika produsen lokal ingin menjual mayonnaise dengan komposisi yang sama, kami harus mengubah label mayonnaise menjadi ‘salad dressing’ sehingga kurang menarik minat konsumen,” tambah Courant.

Produsen mayonnaise lokal ingin undang-undang yang berusia 60 tahun tersebut disesuaikan. Namun organisasi konsumen khawatir hal ini akan merusak resep otentik dan kualitas mayonnaise Belgia.

Menteri Belgia untuk urusan konsumen, Kris Peeters mengatakan pihaknya telah berdiskusi selama bertahun-tahun untuk mengeluarkan aturan baru. Salah satu solusi adalah membuat dua jenis mayonnaise yang diakui hukum Belgia yaitu mayonnaise tradisional dan mayonnaise normal.

Mayonnaise tradisional terdiri dari 80% lemak dan 7.5% kuning telur, sedangkan mayonnaise normal terdiri dari 70% lemak dan 5% kuning telur. Perubahan ini tidak akan berdampak pada hukum Belgia mengenai komposisi mustard.

(odi/adr)

Artikel Lainnya