UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Berubahnya Sistem Kualifikasi di GP China, Membuat Rio Lebih Optimis

Ditulis pada 14 May 2016
oleh :
Berubahnya Sistem Kualifikasi di GP China, Membuat Rio Lebih Optimis

foto ist

itoday – Rio Haryanto, pembalap Formula 1 yang berasal dari Indonesia telah menyambut baik keputusan dari para pemangku kepentingan F1. Dimana F1 akan kembali menggunakan format yang lama pada saat babak kualifikasi di GP China.

Sebab, menurut pembalap dari tim Manor Racing tersebut, perubahan sistem kualifikasi yang kembali pada sistem lama, bisa membuatnya memiliki banyak kesempatan dalam mencatatkan waktu yang lebih baik.

“Saya merasa bahwa ini akan bagus bagi kami dari tim Manor. Kami juga bisa untuk memaksimalkan kemampuan dari mobil. Sehingga, saya tak hanya akan menjalani sedikit lap pada saat Q1. Saya pun memiliki cukup waktu agar bisa mencari catatan waktu terbaik,” ungkap Rio sesampainya dia di Shanghai pada Selasa (12/04/2016).

Di dua seri pertama Formula 1 2016 yakni di Australia serta Bahrain, sistem kualifikasi yang dipakai ialah menganut sistem eliminasi di selang waktu tertentu bagi setiap sesi kualifikasi pertama atau Q1, kualifikasi kedua atau Q2 serta kualifikasi ketiga atau Q3.

Artikel Lainnya