UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Button: Kokpit Halo Sangat Membantu Pembalap!

Ditulis pada 20 Apr 2016
oleh :
Button: Kokpit Halo Sangat Membantu Pembalap!

foto ist

itoday – Jenson Button yang merupakan pembalap dari Mc Laren telah mempercayai bahwa perangkat terbaru dari Formula One atau F1 yakni teknologi kokpit Halo telah sangat membantu ketika terjadi kecelakaan yang fatal. Seperti yang telah dialami oleh Fernando Alonso, rekan satu timnya pada Grand Prix Melbourne, Australia.

Teknologi terbaru dari F1 yakni kokpit Halo, sebelumnya telah dicoba pada saat pramusim yang berlangsung di Sirkuit Katalunya, Spanyol. Tetapi teknologi pengaman yang sudah dibuat oleh Federasi Automotif Internasional atau FIA tersebut telah mengundang sejumlah pro dan kontra yang berasal dari sejumlah pembalap.

Lewis Hamilton salah satunya, pembalap yang mampu menjadi juara dunia pada musim lalu tersebut telah menganggap bahwa teknologi kokpit Halo itu merupakan modikasikasi terburuk di sepanjang sejarah olahraga jet darat. Tetapi nampaknya pihak FIA sangatlah bersungguh-sungguh di dalam menjaga sector keamanan, sehingga teknologi itu tetap akan diperkenalkan dimusim depan.

Artikel Lainnya