UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Daud Yordan akan hadapi petinju Jepang

Ditulis pada 15 Dec 2015
oleh :
Tag:
foto ist

foto ist

Jakart  – Daud Yordan| petinju asal Kalimantan Barat itu akan menghadapi petinju asal Jepang, Yoshitaka Kato di Balai Sarbini, Jakarta, 5 Februari.

Promotor pertandingan dari Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Senin mengatakan, pertandingan yang dilakukan oleh Daud Yordan ini adalah pijakan untuk menantang juara dunia kelas ringan (61,2 kg) versi WBO yang saat ini dipegang petinju Inggris, Terry Flanagan.

“Daud saat ini berada diperingkat empat WBO. Jadi banyak petinju yang mengincar. Akhirnya kami memiliki Kato sebagai lawan karena dia juga sudah lama ingin bertarung melawan Daud,” katanya.

Menurut dia, pertandingan ini sangat penting untuk Daud Yordan karena akan dijadikan landasan yang kuat untuk naik peringkat dan menjadi mandatory option untuk juara dunia kelas ringan WBO. Dengan demikian, pihaknya mengharapkan juara WBO Asia-Pasific ini mampu memenangkan pertandingan.

 Demi menghadapi pertandingan penting ini, Daud Yordan yang selama ini berlatih di Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat akan pindah ke Bali dan ditangani oleh mantan pelatih Chris John, Craig Christian. Hal ini dilakukan untuk mendongkrak performa petinju yang akrab dipanggil Cino itu.”Craig telah ditunjuk sebagai pelatih dalam rangka “Road to The World Champions”. Selama satu bulan ke depan latihannya juga dipindah ke Bali,” kata satu-satunya promotor tinju di Indonesia yang hingga saat ini masih aktif menggelar pertandingan internasional itu.”Selama ini saya terus berlatih. Lihat sendiri saja kondisi saya,” katanya sambil membuka baju untuk memperlihatkan bentuk tubuhnya kepada semua media yang hadir dalam persiapan pertandingan.

“Kalau tidak latihan kondisi saya tidak seperti ini. Pasti gemuk. Tapi kami terus menjaga kondisi saya agar tetap fit,” kata pria yang bertanding terakhir pada Juni 2015 dengan menghadapi Maxwell Awuku itu.

Editor: Aditia Maruli

Sumber: Antaranews

Artikel Lainnya