UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Lorenzo Suarakan Hukuman Lebih Keras Bagi Pelanggar di Moto GP

Ditulis pada 14 Jun 2016
oleh :
Tag:
Lorenzo Suarakan Hukuman Lebih Keras Bagi Pelanggar di Moto GP

foto ist

itoday – Moto GP adalah salah satu ajang dunia yang memberikan tempat kepada para pembalap dunia. Mereka datang dari seluruh negara bagian di dunia. Mereka diberikan ruang untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan keahlian balapan mereka yang terbaik. Untuk itu, berita hukuman pelanggar Moto GP harus benar-benar ditegakkan.

Hukuman pelanggar Moto GP ini diusulkan oleh Lorenzo, sang pembalap Moto GP yang sudah mendunia dan memiliki jam terbang yang tinggi. Ini dikarekan dia tidak puas dengan sistem pinalti yang diterapkan oleh pihak penyelenggara Moto GP selama ini.

Lorenzo sudah kehilangan kesabaran hingga dia mengomentari hukuman pelanggar Moto GP dengan tajam dan pedas. Ini ditujukan kepada salah satu pembalap yang bernama Iannone yang telah melakukan kesalahan fatal.

Iannone seharusnya melakukan start dari barisan belakang di insiden Catalunya. Kesalahan start yang dilakukan pembalap ini telah merugikan Lorenzo yang diseruduk dari belakang hingga harus merelakan dirinya untuk tidak bisa melanjutkan balapan.

Artikel Lainnya