UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Airbus jajal bikin drone lewat mesin cetak 3D

Ditulis pada 10 Jun 2016
oleh :
Airbus jajal bikin drone lewat mesin cetak 3D

foto ist

itoday – Perusahaan Air bus biasanya berkecimpung dalam pembuatan pesawat terbang, kali ini ingin ikut memeriahkan dunia drone. Perusahaan ini menjajal membuat drone dengan menggunakan mesin printer tiga dimensi (3D). Sebelumnya perusahaan tersebut juga pernah membuat motor roda dua dengan printer 3D. Kali ini mereka membuat drone dengan model seperti pesawat mini menggunakan teknologi printer 3D.

Dilansir dari laman engadget  6 Juni 2016,  saat penyelenggaraan Berlin Air Show, perusahaan Airbus mengenalkan miniature pesawat Airbus yang dinamai Thor. Pesawat tersebut di buat secara eklusif menggunakan mesin cetak 3D. Bagian pesawat mini ini keseluruhannya terbuat dari bahan material polyamide baik itu bagian baling-baling maupun perlengkapan dalam mendarat kecuali perangkat kelistrikannya.

Melalui mesin cetak 3D dihasilkan pesawat robotic yang memiliki bobot ringan yakni 20 kilogram dengan panjang sekitar 3,9 meter. Thor sendiri merupakan sebuah prototype/ teknologi demonstrasi, walau begitu kemampuan yang bisa dilakukan menggunakan printer 3D oleh perusahaan Airbus tersebut, menunjukan tanda rencana besar perusahaan tersebut kedepannya.

Artikel Lainnya