UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Aplikasi Untuk Mendeteksi Kecurangan Bayar Pajak

Ditulis pada 22 Jun 2016
oleh :
Aplikasi Untuk Mendeteksi Kecurangan Bayar Pajak

foto ist

itoday – Kementrian Keuangan Direktorat Jenderal Pajak akan mengeluarkan sebuah pembaruan yang digunakan untuk memerangi pihak-pihak yang tidak mau bayar pajak. Uniknya lagi pembaruan kali ini akan memanfaatkan teknologi yang biasa digunakan pada perangkat smartphonr masa kini yaitu Geo tagging.

Teknologi Geo tagging ini akan diberikan pada sebuah aplikasi dimana aplikasi ini akan memetakkan sebuah tempat untuk mengetahui apakah lokasi tersebut sudah melaksanakan kewajibanya untuk membayar pajak atau belum.

Dilansir dari Liputan6, Jumat (17/06/2016) yang mengutip berita dari GSM Arena mengatakan bahwa Geo tagging merupakan sebuah teknologi yang memiliki kemampuan untuk metadata dari sebuah informasi kordinat kepada dokumen baik itu foto atau dokumen lain yang terhubung pada sebuah GPS. Selanjutnya kordinat tersebut akan disesuaikan dengan lokasi dokumen yang diambil pada saat itu.

Artikel Lainnya