UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Belajar Lebih Menyenangkan dengan Teknologi RealSense

Ditulis pada 09 Dec 2015
oleh :
Tag:

Jakarta – Di ajang Intel Innovation Day 2015 yang digelar hari ini, Selasa (8/12/2015) di Jakarta Convention Center, Intel memamerkan bagaimana teknologi dapat memberikan pengalaman baru yang menakjubkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sejumlah developer lokal di Indonesia menunjukkan hasil karya mereka menggunakan teknologi terbaru Intel. Salah satu yang menarik adalah aplikasi Carpus yang dibuat menggunakan Intel Kit Software Developer oleh developer asal Jogja bersama Aulia Faqih.

Ia adalah salah satu pemenang kompetisi pengembangan teknologi RealSense tiga dimensi (3D) berbasis sensor gerak, video, dan audio.

Faqih mengembangkan teknologi RealSense untuk pendidikan anatomi telapak tangan manusia, yang disebut Carpus Augmented Reality Anatomy. Saat telapak tangan didekatkan ke kamera, maka layar komputer akan mereka gerakan secara real time.

Intel Innovation Day 2015 (Liputan6.com/Dewi Widya Ningrum)

Selanjutnya kita bisa memerintahkan komputer untuk memperlihatkan seperti apa anatomi telapak tangan manusia, misalnya melihat struktur tulang dan sistem pembuluh darahnya.

“Dengan teknologi RealSense, belajar jadi lebih mudah,” kata Faqih di Jakarta Convention Center.

Selain aplikasi Carpus, dipamerkan pula mobil listrik berbasis Intel Galileo yang dibuat oleh mahasiswa Teknik Industri dari Universitas Islam Yogyakarta, ada juga aplikasi Feeder untuk memberi makan ikan dan mengatur suhu air secara remote hingga video game yang dapat dimainkan dengan gerakan tangan lewat kamera Intel RealSense.

Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia menambahkan, “Kami percaya bahwa dengan memberdayakan para jenius yang sangat kreatif dengan teknologi yang tepat, kita dapat membawa Indonesia ke tingkat berikutnya, ke dalam era ekonomi digital yang terhubung.”

Intel Innovation Day 2015 (Liputan6.com/Dewi Widya Ningrum)

Di acara Intel Innovation Day 2015, Intel juga memperkenalkan perangkat yang dirancang untuk memudahkan para admin IT, guru, dan murid untuk pembelajaran digital.

Alat ini dinamakan ICAP (Intel education Content Access Point), yang berfungsi untuk menyimpan, mengelola, dan menampilkan konten digital, khususnya di sekolah-sekolah yang tidak terjangkau oleh akses Internet.

“Di area yang tidak ada akses Internet, mereka bisa merasakan digital literasi dengan memanfaatkan teknologi ini,” terang Ganis Samoedra, Head of Education Development Intel Indonesia.

(Dew/Isk)

sumber : liputan6.com

Artikel Lainnya