UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Belum Dirilis, Xiaomi Mi 5 Dituntut Langgar Paten

Ditulis pada 08 Dec 2015
oleh :
Tag:
foto ist

foto ist

Jakarta – Belum lagi hadir di pasaran, smartphone terbaru Xiaomi Mi 5 dan Mi 5 Plus sudah mendapat masalah hukum di Amerika Serikat. Sebuah perusahaan bernama Blue Spike LLC diketahui telah mengajukan gugatan pelanggaran paten ke Xiaomi.

Dalam gugatan tersebut, Blue Spike menuduh beberapa smartphone Xiaomi telah melanggar paten 8.930.719 B2 yang berjudul ‘Data Protection Method and Device’, seperti dikutip dari laman GSM Arena, Selasa (8/12/2015).

Selain Mi 5 dan Mi 5 Plus, beberapa smartphone Xiaomi lain juga dituntut dengan tuduhan yang sama adalah Mi 4, Mi 4 LTE, Mi 4c, Mi 4i, Mi Note Plus, Mi Note Pro, Redmi 1S, Redmi 2, Redmi 2 Prime, Redmi 2 Pro, Redmi 2A, dan Redmi Note 2.

Kendati demikian, perlu diketahui bahwa Mi 4 dan Redmi 2 Pro sebenarnya sudah lolos uji dari Federal Communications Commission Amerika Serikat. Bahkan, Redmi 2 Pro disebut smartphone pertama Xiaomi yang bisa menembus pasar Amerika Serikat.

Di sisi lain, Blue Spike sebagai sebuah perusahaan yang mengaku bergerak di bidang Address Space Layout Randomization (ASLR) software, sistem, dan teknologi belum dapat dipastikan kejelasannya.

Sebab, setelah ditelusuri lebih lanjut melalui situs resminya tidak diketahui produk ataupun klien perusahaan itu. Oleh sebab itu, beberapa pihak menilai gugatan ini hanya sebuah gertakan belaka.

Sekedar informasi, kendati saat ini Xiaomi disebut sebagai salah satu vendor smartphone ternama nyatanya Xiaomi belum memasarkan produknya di Amerika Serikat.

Salah satu faktor yang mendasari hal tersebut adalah proses sertifikasi dari Federal Communication Commision Amerika Serikat yang diakui membutuhkan waktu tidak sebentar.

(Dam/Cas)

sumber : liputan6.com

Artikel Lainnya