UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Canggih, Drone Ini Dapat Terbang dan Berenang

Ditulis pada 16 Jun 2016
oleh :
photo : ist.

photo : ist.

itoday – Di jaman yang yang super modern ini, makin banyak bermunculan teknologi yang sangat beragam dan juga sangatlah canggih. Salah satu teknologi yang lagi nge-hits adalah tekonologi drone.

Teknologi drone awalnya hanya digunakan oleh para orang-orang seniman fotografi atau videografi yang digunakan untuk ratusan meter guna dalam pengambilan pemandangan alam yang sangat indah dari ketinggian.

Namun, tidak satupun yang bisa menahan laju dari sebuah perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi terbarunya adalah drone mampu terbang dan berenang.

Sebagian banyak orang pasti beranggapan bahwa drone hanya bisa beroperasi di udara saja. Namun, sebentar lagi drone akan bisa beroperasi di dalam air juga, dengan tujuan untuk membantu misi para penyelamat atau membantu menemukan ranjau di dalam air.

The Rutgers University Drone akhir-akhir ini telah menerima hibah yang diterima dari Office of Naval Research sebanyak 618 ribu dolar yang akan digunakan untuk pengembangan drone yang telah diklaim bisa berenang di air. Drone ini memiliki sebutan Naviator.

Drone ini akhirnya juga bisa dimanfaatkan sebagai pemantau penyebaran tumpahan minyak yang dilakukan di lautan. Pengembang drone ini telah menyebutkan bahwa drone telah siap untuk dilakukan uji untuk berenang di air laut di musim panas mendatang.

Javier Diez seorang pencipta naviator, telah mengatakan aplikasi yang terpenting akan memungkinkan drone bisa melakukan misi untuk menemukan tambang yang ada di bawah air ataupun membantu dalam mencari korban kecelakaan yang hilang di dalam laut. Selain itu, drone juga bisa membantu para militer Angkata laut.

Javier yang juga sebagai seorang profesor di sebuah Departemen Teknik Mesin dan juga Dirgantara. Dia sudah bertahun-tahun telah mengembangkan sebuah konsep dengan bantuan sarjana dan juga mahasiswa. Konsep dari drone naviator ini terinspirasi dari ketrampilan dari beberapa hewan yang dapat terbang dan juga berenang.

“Unggas air masih memilih terbang dari berenang sedangkan ikan terbang di dalam air lebih baik daripada di udara. Nah, perangkat kami ini mashir dua-duanya,” jelas Javier.

Artikel Lainnya