UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Drone Canggih Segera Diproduksi PT Dirgantara Indonesia

Ditulis pada 07 Jun 2016
oleh :
Drone Canggih Segera Diproduksi PT Dirgantara Indonesia

foto ist

itoday – PT Dirgantara Indonesia tekah resmi mendapat ijin TC (type certificate) dari IMAA (Indonesia Airworthiness Authority yang dikeluarkan oleh Kementrian Pertahanan untuk memproduksi drone PT Dirgantara terbaru atau UAV (unmanned aerial vehicle).

Andi Alisyahbana selaku Direktur Teknologi dan Pengembangan dan Pengembangan Dirgantara Indonesia mengemukakan bahwa Dirgantara sengaja menjatuhkan pilihan pada sertifikasi pesawat tanpa awak untuk militer bukan sertifikasi sipil guna mencukupi keperluan dalam negeri.

“Konsumen kami lebih banyak dari TNI dan instansi pemerintah, seperti Basarnas dan Bakamla,” jelasnya pada selasa (26/04/2016).

Drone canggih PT Dirgantara Indonesia tersebut merupakan hasil pengembangan dari konsep pesawat UAV hasil riset Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), yaitu Pesawat Tebang Tanpa Awak Wulung.

Hasil riset tersebut dikembangkan pihak Dirgantara supaya layak produksi melalui serangkaian sertifikasi dan pengujuan pada 2 tahun belakangan. Drone dengan kode NW01 atau Nusantara Wulung tersebut diklaim oleh Andi aman untuk digunakan. Hal ini karena drone ini sudah dilengkapi dengan beberapa lampu supaya dapat dilihat pesawat lainnya.

Artikel Lainnya