UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Facebook tarik 3 Aplikasi dan Nonaktifkan Creative Labs

Ditulis pada 09 Dec 2015
oleh :
Tag:
foto ist

foto ist

Divisi kreatif adalah salah satu divisi vital dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang bergerak di bidang penciptaan produk, media, atau jasa sekalipun. Namun langkah berbeda dilakukan oleh Facebook, yang dikabarkan telah menutup dan menonaktifkan divisi kreatifnya (Creative Labs).

Creative Labs hidup layaknya start-up di dalam perusahaan induknya, yakni Facebook. Creative Labs  selama ini dimanfaatkan untuk mendorong karyawan untuk mencoba hal-hal baru terkait inovasi-inovasi software terbaru, yang terkait layanan Facebook. Namun, Facebook kini menganggap bahwa keberadaan Creative Labs tidak efektif, untuk itu mereka memutuskan akan menutupnya.

Bukan hanya itu saja, mulai hari Senin, (7/12.2015), aplikasi Slingshot, Room, dan Riff pun telah ditarik dari toko aplikasi di iOS dan Google Play. Facebook berkomentar bahwa aplikasi itu belum diperbarui sedari lama, dan pihaknya memutuskan untuk menariknya dari toko aplikasi. “Sejak peluncuran aplikasi-aplikasi tersebut yakni Slingshot, Riff dan Room ke Facebook untuk iOS dan OS Android, kami belum melakukan pembaruan”, pernyataan dari Facebook.

Sebagai informasi, Creative Labs telah ada selama dua tahun sebagai divisi percobaan. Namun, banyak aplikasi telah diciptakan oleh Creative Labs. Slingshot diciptakan oleh Joey Flynn dan Rocky Smith, yang masuk di tim Creative Labs. Sementara itu, aplikasi Room cukup memiliki potensi berkembang karena mencoba untuk mengambil unggahan postingan forum normal dan kemudian menatanya kembali. Hanya saja, untuk alasan yang belum diketahui, untuk bergabung dengan forum facebook ini calon pengguna harus melakukan prosedur agak ribet yakni mengambil screenshot dari QR code.

Meskipun Creative Labs sudah ditutup, facebook mengungkapkan bahwa bekas divisinya tersebut akan terus bereksperimen dengan aplikasi baru. Dan, mendukung pembaharuan aplikasi saat ini. (Nariswari)

 

sumber : tabloidpulsa.co.id

Artikel Lainnya