UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Heboh, NASA Diminta Ubah Nama Planet Ini jadi Planet `Namek`

Ditulis pada 04 Dec 2015
oleh :
foto ist

foto ist

California – Change.org, situs pengumpulan petisi online mendapatkan permintaan unik pada pekan ini. Di situs tersebut, seorang netizen bernama Lou Earley meminta The National Aeronautics and Space Administration (NASA) untuk mengubah nama Kepler 22b, sebuah planet luar Tata Surya yang berada di zona layak huni, menjadi Planet `Namek`.

Seperti diketahui, Namek merupakan nama planet fiktif yang ada di manga dan anime Dragon Ball. Planet tersebut juga dikenal sebagai tempat di mana salah satu karakter ikonik Piccolo berasal. Lantas, mengapa pria tersebut mendesak Badan Antariksa Amerika Serikat ini untuk mengubah nama Kepler 22b?

Diterangkan langsung oleh Earley dari Change.org, ia menjelaskan dirinya merupakan seorang penggemar berat Dragon Ball, termasuk seri Z/GT/Super.

Planet Namek, menurutnya, merupakan sebuah planet ikonik yang orang-orang sudah pasti tahu. Apalagi, ia berpendapat warna dan bentuk Namek mirip dengan tampilan Kepler 22b.

“Bentuk keduanya sangat mirip. Maka dari itu, saya mempetisi NASA untuk mengubah nama Kepler 22b menjadi Namek.”

Meski terdengar seperti bercanda, petisi ini rupanya memiliki target 10 ribu pendukung. Hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 7500 netizen yang juga fans Dragon Ball. Berarti, Earley butuh 2.500 pendukung lagi agar petisi itu bisa dilihat NASA.

Sekadar informasi, planet Kepler 22b merupakan planet ekstrasolar yang mengorbit di bintang G-Type Kepler 22. Planet ini pertama kali ditemukan lewat teleskop luar angkasa yang berjarak 600 tahun cahaya dari Bumi. Uniknya lagi, planet ini diklaim aman dan tengah dipelajari lebih lanjut oleh para ilmuwan.

(Jek/Why)

sumber : liputan6.com

Artikel Lainnya