UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Inilah Alasan Mengapa Drone Tak Boleh Terbang di Area Bandara

Ditulis pada 03 Jun 2016
oleh :
Inilah Alasan Mengapa Drone Tak Boleh Terbang di Area Bandara

foto ist

itoday – Drone atau pesawat tanpa awak telah ditetapkan tak boleh terbang di area bandara seperti halnya tak boleh pula terbang di area vital seperti di area militer. Larangan terbang drone di sejumlah area ini tentu memiliki alasan tersendiri. Larangan terbang drone yang sangat beralasan ini utamanya karena bisa mengganggu aktivitas penerbangan lalu berujung pada kemunculan risiko pada kecelakaan di udara.

Adanya kabar paling anyar dengan ditemukannya drone yang memotret pesawat saat melayang dari jarak cukup dekat dinilai begitu membahayakan. Walaupun larangan terbang drone ini telah disiarkan, sayang masih banyak yang mengindahkannya dan malah belum banyak yang tahu terkait dengan aturan tersebut.

“Padahal sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No 1 tahun 2009 dan No 90 tahun 2015 tentang penggunaan drone, area bandara bebas drone. Tapi sayangnya pengguna drone belum banyak yang tahu aturan itu,” ungkap Kol Pnb Bonang Bayuaji G yang tak lain dijabat oleh Kadis Ops Lanud Adisutjipto dikutip dari Sidomi.

Artikel Lainnya