UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Marak Penipuan, Registrasi Kartu Operator Mulai Hari Ini Diperketat

Ditulis pada 16 Dec 2015
oleh :

Untitled-1Jakarta – 15 Desember 2015 Meski ketentuan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi telah diatur sejak tahun 2005, namun dalam implementasinya masih menemui banyak kendala dan kekurangan. Sebagaimana diketahui, ketentuan registrasi pelanggan telah diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 23/M.Kominfo/10/2005 dengan pelanggan diwajibkan untuk memberikan identitasnya sebelum menggunakan jasa telekomunikasi.

Sebelumnya, untuk pelanggan jasa telekomunikasi pasca bayar, registrasi hanya dapat dilakukan di gerai penyelenggara jasa telekomunikasi dengan menunjukkan identitas serta setelah memenuhi persyaratan kontrak yang ditentukan oleh penyelenggara jasa telekomunikasi

Sedangkan untuk pelanggan jasa telekomunikasi pra bayar, saat ini registrasi dapat dilakukan di gerai penyelenggara jasa telekomunikasi dengan menunjukkan kartu identitas maupun registrasi sendiri melalui SIM Tool Kit (“STK) yang ada pada kartu perdana jasa telekomunikasi, yaitu menggunakan kode 4444, dengan jalan mengisi data pribadi yang tertera dalam kartu identitas.

Namun registrasi dengan STK ini memiliki kelemahan besar yaitu data yang dimasukkan kadang tidak sesuai dengan data sebenarnya sehingga identitas pelanggan menjadi tidak valid

Dalam rangka membantu mencegah penyalahgunaan jasa telekomunikasi, khususnya jasa telekomuniksi yang menggunakan kartu prabayar,Kementerian Kominfo melalui Badan Regulasi Telkomunikas Indonesia(BRTI) memandang perlu untuk menegakkan ketentua registrasi terhadap pelanggan jasa telekomunikasi pra bayar

Contoh penyalahgunaan jasa telekomunikasi ini adalah pengiriman pesan singkat (Messaging Service/SMS) Dengan penerapan secara benar registrasi pelanggan jasa telekomunikasi pra bayar ini maka pengiriman sms spam dapat ditelusuri dan diketahui identitasnya sehingga nantinya dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Artikel Lainnya