UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Negara Ini Pasang Wi-Fi di Pemakaman

Ditulis pada 15 Dec 2015
oleh :

Jakarta – Orang yang sudah meninggal jelas tidak memerlukan Wi-Fi, tetapi orang-orang yang datang mengunjunginya bisa saja memerlukannya.

Hal itulah yang mungkin dijadikan pembenaran oleh pejabat Rusia. Mereka memutuskan untuk memasang Wi-Fi gratis di tiga area pemakaman yang paling menonjol dan paling sering dikunjungi.

Terhitung mulai semester pertama 2016, orang-orang yang datang ke pemakaman Novodevichy, Troyekurovskoye, dan Vagankovo tidak perlu khawatir lagi tentang buruknya koneksi ponsel lantaran mereka akan mendapat Wi-Fi gratis.

“Dalam survei yang kami lakukan di musim panas, responden mengeluhkan tentang kurangnya internet di pemakaman,” ungkap Yevgeny Abramov, Kepala Perusahaan Telekomunikasi YS Sistem, kepada Klerk, yang dikutip dari Digital Trends, Senin (14/12/2015).

“Sementara kami berpikir tentang bagaimana caranya melaksanakan proyek ini dengan sensitivitas dan respek paling tinggi kepada mereka yang ditinggalkan, jawabannya justru muncul dengan sendirinya,” ujar Abramov lebih lanjut.

Para pejabat Rusia mencatat bahwa jenazah dari orang-orang terkenal Rusia, seperti penulis Anton Chekhov, pemimpin Soviet Nikita Khrushchev, dan mantan Presiden Rusia Boris Yeltsin, semuanya dimakamkan di area pemakaman Novodevichy. Hal ini akan mendorong rasa ingin tahu dari para wisatawan maupun penduduk setempat.

Lalu, juru bicara dari layanan pemakaman kota, yang mengelola pemakaman Moscow, kepada AFP yang dikutip dari Digital Trends, mengatakan, “Kuburan ini seperti museum di ruang terbuka. Orang-orang sering datang dan berdiri di depan kuburan dan ingin tahu lebih banyak tentang orang-orang yang terbaring di sana.”

Jika pemasangan Wi-Fi di tiga area pemakaman tersebut di atas berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan, para pejabat mengatakan akan mempertimbangkan untuk memperluasnya ke 133 area pemakaman lainnya yang terletak di ibukota Rusia.

Adapun Novodevichy dan Vagankovo telah mengadopsi teknologi dan memasang sistem GPS yang dirancang untuk membantu pengunjung menemukan kuburan orang-orang terkenal.

(Why/Cas)

sumber : liputan6.com

Artikel Lainnya