UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Smarthome: Rumah Pintar Yang Diintegrasikan Dengan Teknologi Mutakhir

Ditulis pada 04 Jun 2016
oleh :
Smarthome: Rumah Pintar Yang Diintegrasikan Dengan Teknologi Mutakhir

foto ist

itoday – Berkembangnya teknologi di zaman modern ini telah banyak memberikan implikasi pada kehidupan masyarakat global pada umumnya. Seperti hal nya peluncuran beberapa produk telepon genggam yang berbasis smartphone kini bukan lagi menjadi buah bibir orang banyak. Sejalan dengan hal ini, maka munculnya beberapa inovasi dalam kaitannya hunian yang canggih sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas.

Rumah pintar atau yang biasa dikenal sebagai smarthome merupakan salah satu terobosan dalam bidang teknologi yang akan mengatur segala aktivitas dari perlengkapan yang ada di dalamnya menggunakan suatu alat pengendali tertentu. Kemunculan smarthome ini tentunya akan memudahkan penghuninya dalam melakukan aktivitas di dalamnya seperti memasak air, menyalakan lampu, dan beberapa aktivitas lainnya yang dikendalikan melalui jarak jauh.

Pada dasarnya, kemunculan bangunan yang dikenal dengan rumah pintar ini sudah mulai berkembang di Indonesia, sebab di beberapa kota besar seperti Jakarta, penerapan smarthome ini sudah mulai merambah pada apartemen juga. Bahkan, permintaan dari rumah yang berkonsep smarthome ini diperkirakan akan mengalami lonjakan nilai yang sebelumnya dari USD 7 miliar akan naik menjadi USD 35.5 miliar di tahun 2020.

Artikel Lainnya