UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Balapan Drone Menggunakan Pikiran Pertama di Dunia

Ditulis pada 01 Jun 2016
oleh :
Balapan Drone Menggunakan Pikiran Pertama di Dunia

foto ist

itoday – Lomba drone bukanlah hal yang baru belakangan ini, bahkan perlombaan ini sekarang menjadi salah satu yang paling populer. Banyaknya lomba drone inilah yang memicu berbagai komunitas mencoba menyajikan balapan drone yang berbeda dari balapan drone pada umumnya.

Dilansir dari TechCrunch oleh Detik pada Selasa (26/04/2016), University of Florida, Amerika Serikat menggelar balapan drone yang dikendalikan dengan pikiran. Ajang balapan drone menggunakan pikiran atau drone brain-computer interface (BCI) ini kemudian diklaim sebagai yang pertama di dunia.

Saat ajang balapan drone menggunakan pikiran ini dilakukan, maka ini merupakan kali pertama saat software BCI digunakan mengontrol drone. Setidaknya ada 16 pilot DJI Phantom yang beradu kemampuan menerbangkan drone menggunakan gelombang otak.

Para pilot drone ini menggunakan headset electroencephalogram yang berfungsi sebagai alat untuk mengkalibrasikan otak penggunanya. Setiap aktivitas akan direkam seperti ketika penggunanya berfikir mendorong sebuah objek. Aktivitas yang ada dalam otak inilah yang kemudian diterjemahkan untuk mengendalikan drone.

Artikel Lainnya