UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

WhatsApp Blokir Telegram?

Ditulis pada 04 Dec 2015
oleh :
Tag:

foto ist

foto ist

Pernahkah mendengar soal aplikasi pesan instan Telegram? Aplikasi berbasis di Berlin ini konon dicibir sebagai klonningan dari WhatsApp. Namun, digadang-gadang jauh lebih aman. Telegram menawarkan dua lapisan enkripsi yang diyakini sangat aman. Dan diklaim sebagai layanan pesan instan yang lebih cepat dan lebih aman dibandingkan WhatsApp.

Kabar terbaru melansir bahwa WhatsApp kian gerah dengan Telegram. Dan kini WhatsApp dilaporkan melakukan usaha pemblokiran untuk aplikasi link Telegram, pada perangkat berbasis Android. Hal itu pertama kali ditemukan oleh pengembang startup dengan nama akun Oriat.io, yang mengunggah temuannya tersebut ke blog miliknya.

Dia menjelaskan bahwa link ke aplikasi Telegram di WhatsApp pada perangkat Android tidak lagi muncul URL-nya sebagai link yang biasanya bisa di-klik. Bahkan pengguna sama sekali tidak dapat menyalin URL untuk ditempel (paste) di tempat lain. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh pemblokiran tersebut.

Pavel Durov selaku pendiri aplikasi Telegram menanggapi masalah ini dengan santai. Pavel menganggap WhatsApp mengambil langkah-langkah pendek yang gegabah.

Kejadian ini tampaknya memperlihatkan bahwa WhatsApp memandang Telegram sebagai salah satu saingan yang cukup kuat. Bagaimana tidak? Sejak Telegram diluncurkan pada 2013, memiliki sekitar 60 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah ini memang masih jauh dari WhatsApp, yang memiliki pengguna aktif sekitar 900 juta orang.

Namun, layanan Telegram tercatat telah berkembang sangat pesat, dimana menurut TechCrunch, volume pengiriman pesan harian yang dikirim menggunakan Telegram melampaui 1 miliar pesan pada bulan Februari dan 12 miliar pada September 2015 lalu. (Nariswari)

 

sumber : tabloidpulsa.co.id

Artikel Lainnya