UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Anny Ratnawati

Ditulis pada 01 Jul 2015
oleh :
Photo: (viva.co.id)

Photo: (viva.co.id)

itoday – Anny Ratnawati, wanita kelahiran Yogyakarta, 24 Februari 1962 adalah Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia pertama dan mulai menjabat sejak tanggal 20 Mei 2010. Saat ini Anny masih menduduki posisi sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya ia sempat menempati posisi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan.

Lulusan doktor ekonomi pertanian IPB tahun 1996 ini pernah menjadi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (2005-2008), Staf Ahli Menteri Keuangan (2008), Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Departemen Keuangan (2008), Direktur Jenderal Anggaran sejak 8 Juni 2008 hingga terpilih menjadi wakil menteri keuangan.

Sebagai wakil menteri keuangan, Anny Ratnawati yang juga merupakan salah satu Komisaris PT Pertamina ini memiliki tugas menangani bidang anggaran yaitu melakukan pengawasan terhadap Ditjen Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Perimbangan Keuangan, dan Ditjen Pengelolaan Utang.

Anny Ratnawati diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan (2010-2014) mendampingi Agus Martowardojo. Dosen penguji dan pembimbing disertasi doktoral Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini sudah lama berkecimpung dalam dunia moneter dengan ciri khas pembangunan ekonomi nasional berbasis kekuatan keuangan dalam negeri. (Berbagai Sumber)