UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Idrus Marham

Photo: (indopolitika.com)

Photo: (indopolitika.com)

itoday – Dr. Drs. M. Idrus Marham, MSc adalah seorang politisi Indonesia yang lahir di Pinrang Sulawesi Selatan pada 14 Agustus tahun 1962. Nama Idrus Marham sudah sangat akrab di dunia perpolitikan Indonesia. Pria yang juga sangat aktif di dunia akademik ini sering dianggap sebagai simbol perubahan dalam tubuh Partai Golkar.

Pendidikannya ditempuh dari SD hingga SMA di daerah asalnya Sulawesi Selatan. Aktifitas organisasinya dimulai dengan bergabung di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sejak ia duduk di bangku SMP. Setelah lulus SMA pada tahun 1979 Idrus melanjutkan pendidikannya dengan kuliah di Fakultas Syari’ah IAIN Alaudin Makassar. Tahun 1983 Idrus melanjutkan pendidikan S2 di Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo, Semarang.

Pada tahun 2009 ketika masih menjadi anggota DPR periode 2004-2009 Idrus menyelesaikan pendidikan S3 nya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ia meraih gelar doktor ilmu politik dengan predikat cumlaude setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Demokrasi Setengah Hati; Studi Kasus Elite Politik di DPR RI 1999-2004” melalui ujian terbuka promosi doktor yang diuji oleh Prof. Dr. Ichlasul Amal, Dr. Pratikno dan Prof. Dr. Bachtiar Effendi. Idrus tercatat sebagai doktor ke 1019 yang telah diluluskan oleh UGM.

Karir politik nasional Idrus Marham dimulai setelah terpilih sebagai Anggota MPR-RI melalui Pemilu 1997 dan berlanjut hingga menjadi anggota DPR/MPR RI periode 2009 – 2014. Nama mantan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) periode 2002-2005 serta Wakil Pemuda Dunia pada 2005 ini banyak menjadi sorotan media saat berkiprah dalam keanggotaan Panitia Khusus Angket Century pada 2009 – 2010 lalu.

Komitmennya dalam mengungkap kasus yang banyak melibatkan para petinggi publik di Indonesia sempat diragukan masyarakat. Beberapa waktu lalu, nama Idrus Marham kembali membuat kejutan publik ketika mengumumkan pengunduran dirinya dari Senayan dengan alasan memilih fokus bekerja bagi partai menjelang penyelenggaraan Pemilu 2014.

Artikel Lainnya